Badminton: Hasil India Open 2018 Super 500


India Open 2018 Super 500 dihelat pada tanggal 30 Januari-4 Februari 2018 di Siri Fort Sport Complex, Stadium New Delhi, India. Para Juara India Open 2018 Super 500 adalah sebagai berikut: 

Kevin/Marcus Raih Hat-Trick India Terbuka


Usai menjadi juara Indonesia Masters, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon melanjutkan sukses di India Terbuka 2018. Mereka sekaligus mencetak hat-trick di New Delhi.

Dalam pertandingan final di Siri Fort Sport Complex, Minggu (4/2), Kevin/Marcus tampil sebagai unggulan pertama. Mereka juga tampil sebagai juara bertahan dalam dua gelaran terakhir India Terbuka sekaligus, 2016 dan 2017.

Kali ini, gelar juara untuk kali ketiga di India Terbuka alias hat-trick, didapatkan Kevin/Marcus usai mengalahkan unggulan keempat asal Denmark, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen. Kevin/Marcus menang dua gim langsung 21-14, 21-16 dalam tempo 38 menit.

Sempat kejar-kejaran poin di awal gim pertama, Kevin/Marcus berhasil mendominasi permainan dan memimpin skor sejak 6-4. Gim kedua berlangsung lebih mudah bagi Kevin/Marcus. Mereka selalu unggul dalam perolehan angka.

Greysia/Apriyani Juara India Terbuka


Greysia Polii/Apriyani Rahayu berhasil menjadi juara ganda putri India Terbuka 2018. Mereka menang dua gim langsung di babak final.

Dalam pertandingan di Siri Fort Stadium New Delhi, Minggu (4/2/2018), Greysia/Apriyani hanya butuh dua gim untuk memastikan gelar juara. Mereka mengalahkan pasangan Thailand, Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai, dengan skor 21-18, 21-15 dalam tempo 58 menit.

Gim pertama bergulir relatif lebih ringan bagi Greysia/Apriyani. Pasangan Indonesia itu hanya sempat tersusul saat di awal pertandingan 4-4, namun kemudian selalu unggul hingga kemenangan 21-18.

Memasuki gim kedua, pertandingan berjalan lebih alot bagi Greysia/Apriyani. Juara Prancis Terbuka 2017 itu sempat mendapatkan perlawanan ketat sebelum interval. Bahkan, Jongkolphan/Rawinda sempat membuat Greysia/Apriyani kewalahan saat sudah unggul 14-8.

Setelah kedudukan imbang 14-14, Greysia/Apriyani mendapatkan momentum untuk memimpin pertandingan kembali. Merekapun menutup laga dengan kemenangan 21-15.

Gelar juara itu menjadi gelar juara yang ketiga bagi Greysia/Apriyani. Selain Prancis Terbuka, mereka pernah menjadi yang terbaik di Thailand terbuka Gold Grand Prix.

Praveen/Melati Jadi Runer-Up India Open


Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti finis sebagai runner-up di India Terbuka 2018. Mereka dikalahkan ganda campuran asal Denmark, Mathias Christiansen/Christinna Pedersen.

Dalam pertandingan di Siri Fort Sport Complex, Minggu (4/1/2018), Praveen/Melati kalah dalam laga dua gim dari Mathias/Christinna 14-21, 15-21. Laga bergulir dalam tempo 37 menit.

Praveen/Melati membuat banyak kesalahan sendiri dalam laga itu. Mereka pun sama sekali tak mendapatkan kesempatan untuk unggul atas Christiansen/Christinna. Situasi tak berubah di gim kedua, Praveen/Melati selalu ketinggalan angka.

"Saya terlalu ingin menang, jadi dari awal sampai akhir tidak bisa menemukan karakter permainan kami. Kami jadi kehilangan kontrol. Mely (Melati) hari ini justru tampil lebih baik dari sebelumnya," ujar Praveen.

"Pelatih ingin kami minimal sampai semifinal, dan kami bisa ke final, kami bersyukur. Kami ingin sekali juara, tetapi mainnya tidak seperti yang kami harapkan. Pasangan Denmark ini bagus, tapi kami yakin kalau tadi kami tampil all out, kami bisa mengatasi mereka," Praveen menambahkan.

"Di turnamen ini kami tidak menyangka bisa sampai final, apalagi ini adalah turnamen beruntun ketiga yang kami ikuti. Tapi, kami banyak mendapat pengalaman dari tiga turnamen ini. Semoga ke depannya, kami bisa memberikan hasil yang lebih baik lagi," Melati menimpali.

Pembulu Tangkis Tunggal Putri Amerika Serikat, Zhang Beiwen Juara India Open 2018


Pebulu tangkis tunggal putri Amerika Serikat, Zhang Beiwen, sukses menyabet gelar juara pada turnamen India Open 2018.

Kepastian menaiki podium puncak diraih Beiwen setelah mengalahkan pemain unggulan satu sekaligus sang juara bertahan, Pusarla V. Sindhu.

Bermain di Siri Fort Indoor Stadium, New Delhi, Minggu (4/2/2018), Sindhu kalah dramatis dari Beiwen dengan skor 18-21, 21-11, 20-22, dalam waktu 1 jam 9 menit.

Beiwen yang berusaha keras untuk memenangkan gelar BWF World Tour Super 500 atau yang setara dengan Superseries pertamanya, mampu memberikan perlawanan ketat kepada Pusarla dan akhirnya menang 21-18.

Selanjutnya di gim kedua, pukulan-pukulan kuat Sindhu membuat keadaan imbang karena peraih medali perak Olimpiade Rio 2016 itu menyamakan keadaan pada skor 21-11.

Pada gim penentuan, Beiwen mampu bertahan dan berdiri tegak untuk menahan gempuran Sindhu yang lebih dahulu memimpin match point 20-19.

Tertinggal satu angka dari Sindhu, Beiwen pun menunjukkan ketenangan yang luar biasa hingga menyamakan posisi menjadi 20-20.

Kemudian, meski mendapatkan tekanan dari publik tuan rumah, Beiwen akhirnya mendulang dua poin berikutnya secara beruntun dan gim ketiga pun berakhir dengan skor 22-20 untuk keunggulan Beiwen.

"Saya bermain seperti saya tidak akan rugi. Di sisi lain, saya pikir Sindhu berada di bawah tekanan. Beberapa kali dia kehilangan kendali atas tembakannya," kata Beiwen setelah pertandingan dikutip BolaSport.com dari Badminton Planet.

Pebulu Tangkis Tunggal Putra China, Shi Yuqi, Berhasil Menyabet Gelar Juara India Open 2018


Shi memastikan diri mempersembahan satu-satunya gelar untuk negaranya setelah mengalahkan unggulan ketiga dari Taiwan, Chou Tien Chen.

Pada pertandingan yang digelar di Siri Fort Indoor Stadium, New Delhi, Minggu (4/2/2018), Shi merebut gelar tersebut setelah berhadapan dengan Chou selama 47 menit dan berhasil menang dengan skor 21-18, 21-14.

Pada gim pertama, Shi sempat tertinggal dua poin dari Chou, sebelum akhirnya runner-up All England 2017 itu mendulang lima poin beruntun untuk mendapatkan game point, 20-17 dan akhirnya mampu menyelesaikan gim pertama dengan skor 21-18..

Pada gim kedua, Shi segera memberikan perlawanan yang sengit kepada Chou.

Hasilnya, pebulu tangkis berusia 21 tahun itu mampu mengakhiri gim dan meraih kemenangan dengan skor 21-14.

"Saya tidak memenangi gelar tahun lalu," kata Shi dikutip BolaSport.com dari Badminton Planet.

"Setelah memenangi gelar di India Open 2018, mudah-mudahan bisa meningkatkan kepercayaan diri saya untuk memenangkan lebih banyak turnamen di tahun ini," lanjut Shi.


Sumber:
detiksport.com
bolasport.com
bwfbadminton.com






No comments:

Powered by Blogger.