Cara Kerja (MOA) Pestisida


 MOA PESTISIDA


MOA adalah singkatan dari Mode of Action yg artinya CARA KERJA. Dalam konteks pestisida, MOA adalah cara kerja pestisida dalam "membunuh" Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT: Hama, Penyakit dan Gulma). 

Sebagai contoh, dari insektisida, misalnya profenofos dan karbofuran membunuh serangga hama dengan cara menghambat enzym kolinesterase (cholinesterase inhibitor) serangga; insektisida lufenuron dan novaluron membunuh serangga dengan menghambat sintesa khitin yang perlu untuk menyusun kulit serangga (chitine biosynthesis inhibitor); sementara insektisida diafentiuron adalah penghambat metabolisme serangga. 

GRUP MOA atau KELOMPOK MOA adalah penggolongan pestisida berdasarkan MOA-nya. Dalam kaitan ini, kita mengenal Grup MOA INSEKTISIDA (disusun oleh IRAC: Insecticide Resistance Action Committee), GRUP MOA FUNGISIDA (disusun oleh FRAC: Fungicide Resistance Action Committee), dan GRUP MOA HERBISIDA (disusun oleh HRAC: Herbicide Resistance Action Committee). HRAC menyebutnya Site of Action.

Apa gunanya mengetahui KELOMPOK MOA?  Gunanya, antara lain, utk mengatur pergiliran penggunaan pestisida (terutama pergiliran/rotasi insektisida dan fungisida). Seperti kita sarankan jangan menggunakan insektisida atau fungisida ya sama cara kerjanya secara terus menerus untuk menghambat terjadinya kekebalan (resistensi) hama dan penyakit terhadap insektisida atau fungisida tertentu.

Bagaimana kita tahu kelompok MOA dari pestisida yang kita gunakan?

Setiap kelompok MOA diberi kode grup dengan angka atau gabungan angka dan huruf. Kode Grup MOA itu dicantumkan pada label kemasan pestisida (lihat foto). Saat ini belum semua perusahaan mencantumkan kode grup ini, tetapi kelak semua pestisida akan mencantumkan kode grup MOA-nya.

 


                                      Gambar produk Sidafur 3 GR (kandungan Karbofuran 3% gol. Karbamat)

 

Intinya JANGAN MENGGUNAKAN INSEKTISIDA ATAU FUNGISIDA YANG SAMA KODE GRUPNYA TERUS MENERUS, untuk menghambat terjadinya kekebalan (resistensi) hama atau penyakit terhadap pestisida tersebut.

Sudah dijelaskan di atas bahwa MOA (Mode of Action) pestisida adalah cara kerja bagaimana pestisida membunuh OPT. Saya berikan contoh (insektisida) misalnya profenofos dan karbofuran membunuh serangga dengan menghambat enzym kholinesterase (apa itu kholinesterase kapan-kapan kita bahas terpisah), lufenuron dan novaluron membunuh ulat dengan menghambat sintesa khitin yang penting utk membuat kulit serangga, dan diafentiuron bekerja sebagai penghambat metabolisme. 

Ada yang bertanya, apa bedanya dengan kelompok (kelas) kimia? Kalau GRUP MOA adalah penggolongan berdasar cara kerjanya (cara membunuh OPT), maka KELAS KIMIA adalah penggolongan pestisida berdasarkan rumus (struktur) kimianya. Misalnya, semua insektisida yang memiliki gugus fosfat dimasukkan dalam kelas organofosfat, semua insektisida yang mempunyai gugus karbamat dimasukkan dalam kelas karbamat, semua tiruan piretrin dimasukkan dalam kelompok piretroid, dan sebagainya.  Demikian pula untuk fungisida dan herbisida.

Pertanyaan lain yang timbul, apakah suatu GRUP MOA terdiri dari KELAS KIMIA yang sama? Bisa YA bisa TIDAK.

Dari contoh di atas, profenofos adalah anggota kelas kimia organofosfat, sementara karbofuran adalah anggota kelas kimia karbamat. Tetapi, keduanya memiliki MOA ya sama, yakni penghambat kholinesterase (lihat foto di bawah). Karena itu, serangga yg sudah kebal organofosfat kemungkinan besar juga kebal terhadap karbamat.

Contoh kedua justru sebaliknya. Lufenuron dan diafentiuron keduanya anggota kelas kimia urea. Tetapi MOAnya berbeda. Lufenuron adalah penghambat sintesa khitin dan diafentiuron penghambat metabolisme (Dalam kelas urea terdapat beberapa sub-kelas, lufenuron adalah benzoyl-urea sedang diafentiuron adalah thio-urea).

 

 


Gambar produk Sidafur 3 GR (Karbofuran gol. Karbamat) dan Produk Sidacron 510 EC (Profenofos gol. Orgaofosfat)

Kesimpulan, untuk roling atau rotasi pestisida terutama harus didasarkan pada perbedaan MOA-nya, bukan pada perbedaan kelas kimianya.

Memusingkan, ya?

 

Seperti biasa, kalau ada salah para pakar disilakan mengoreksi, karena tak ada gading  yang tak retak.

 

Terima kasih.

No comments:

Powered by Blogger.